Apa itu Minimum Order Quantity Alibaba

Dalam berbelanja grosir maupun ritel, Anda mesti memahami rumus dasarnya di mana Anda terlampau jarang diperbolehkan membeli satuan. Istilah ini dinamakan MOQ atau Minimal Order Quantity. Lalu, apakah MOQ itu dan berapa kisaran kuantitas barang yang setidaknya mampu Anda membeli didalam satu pesanan? Yuk, kami liat ulasannya di artikel tersebut ini.

Mengenal Minimal Order Quantity Alibaba

Bagi Anda yang merupakan pemain lama didalam membeli grosir dan ritel, tentu telah memahami apa itu yang dimaksud bersama dengan Minimal Order Quantity. Namun kalau Anda adalah pemain baru didalam industri ini, pastinya Anda masih bingung bersama dengan apa itu pengertian Minimal Order Quantity, apa saja syaratnya, bagaimana proses pemesanannya, hingga berapa sih memang kuantitas barang yang diperbolehkan dipesan.

Untuk memuaskan rasa penasaran Anda dan terhitung sebagai penambah pengetahuan Anda di bidang grosir dan ritel, lebih-lebih ketika Anda bermain di b2b Alibaba Indonesia , maka tersedia baiknya Anda mencermati ulasan di bawah ini tentang MOQ.

Secara umum, MOQ atau Minimal Order Quantity adalah kuantitas pesanan minimum atau mampu terhitung disimpulkan sebagai kuantitas stok paling rendah yang akan dilayani penjaja kepada pembeli. Jadi, kalau Anda tidak membeli sesuai MOQ, maka pesanan Anda tidak akan diproses dikarenakan tidak sesuai standar pembelian.

Di Alibaba, Anda pun terhitung akan menjumpai banyak pedagang yang menerapkan proses Minimal Order Quantity kepada product jualan mereka. Tentunya, beberapa syarat ini tidak akan Anda jumpai di marketplace-marketplace yang tersedia di Indonesia.

Jika di sini Anda mampu membeli product bersama dengan hanya 1 buah saja, maka di Alibaba Anda akan diperkenankan membeli ketika telah mencapai batas minimum stok pelayanan. Biasanya, penerapan Minimal Order Quantity ini diberikan oleh produsen kepada produk-produk yang harganya rendah. Semakin rendah harga grosir suatu product dari harga ecerannya, maka akan makin lama tinggi pula MOQ yang ditetapkan.

Jadi, misalkan saja, Anda bermaksud membeli sebuah mini dress dari produsen di Guangzhou, China lewat Alibaba. Disana, product tersebut mampu dibeli bersama dengan harga $10 untuk grosir tetapi di pasaran, harga ecerannya adalah $20. Namun, product tersebut baru mampu Anda melakukan pemesanan kalau Anda membeli minimal 100 pc. Inilah yang disebut bersama dengan Minimal Order Quantity (MOQ).

Ada lebih dari satu alasan mengapa MOQ diberikan, tetapi salah satunya adalah untuk melindungi nilai barang di pasaran. Karena selisih harga yang tinggi ini, tentu akan banyak orang yang senang membelinya di toko tersebut. Oleh dikarenakan itu, maka hanya para pedagang grosiran saja yang mampu membeli di produsen dress tersebut bersama dengan minimal kuantitas pemesanan yang telah ditetapkan.

Bagi penjaja dan pembeli, MOQ memang memberi tambahan masing-masing pihak keuntungan. Jadi, masing-masing pihak akan meraih win-win solution dari perdagangan yang dilakukan. Inilah mengapa, banyak pedagang grosiran kelas kakap yang senang membeli barang dagangan mereka di Alibaba dikarenakan penerapan proses MOQ.

Pertama bagi produsennya, MOQ mampu memicu product mereka tidak terlampau lama disimpan di gudang. Hal ini dikarenakan perputaran barangnya terlampau cepat mengingat customer dibebankan kuantitas minimal order didalam satu kali pesanannya.

Sedangkan untuk customer yang merupakan pedagang, MOQ mampu memberi tambahan jaminan stok kepada mereka untuk dijual. Selain itu, MOQ terhitung akan memicu mereka mendapat penghematan biaya-biaya lainnya dikarenakan banyaknya barang didalam satu kali pesan, sekiranya ongkos pengiriman dan bongkar kemas barang.

BACA JUGA  4 Alasan Mengapa Pembeli Lebih Senang Belanja Online