Tas Seminar Surabaya Support Acara Seminar Kanker Serviks

Kota Surabaya yang disebut-sebut sebagai kota pahlawan belum lama ini mengadakan seminar peduli kesehatan, Rumah Sakit Ontologi Surabaya dengan tema Cervical awareness day, The best protection is early detection di Hotel Zoom Dharmahusada, Surabaya yang berada di kecamatan Gubeng, pada hari Minggu, 21 Juli 2019. Seminar itu dihadiri 2 pembicara yang merupakan dokter spesialis di Rumah Sakit Onkologi Surabaya yaitu Dr. Punky Mulawardhana Sp. OK yang merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (kebidanan dan kandungan). Dan pembicara kedua adalah dr. Duti Aziz Sp. Pa., dokter spesialis patologi anatomi. Untuk pesertanya sendiri sebanyak 107 Peserta ibu-ibu dan wanita muda dari Surabaya. Dalam acara seminar ini apakah mereka menggunakan Tas Seminar Surabaya?

Cara Tas Seminar Surabaya Suport

Seminar tersebut membahas beberapa hal diantaranya adalah mengupas kanker serviks secara mendalam.  Namun apakah tas seminar Surabaya digunakan di sana? Oke, balik lagi Pembahasan itu dimulai dari gejala, tahapan, sampai cara pencegahan penyakit tersebut. sangat membanggakannya karena selama acara berlangsung peserta antusias menanyakan hal-hal yang belum dipahami, dan poin yang belum dibahas, tak lupa juga  konsultasi masalah organ kewanitaan yang mereka alami. Selanjutnya, menurut laporan Global Cancer Observatory tahun 2018, terdapat 32. 649 kasus kanker servik di Indonesia  dengan angka kematiannya mencapai 56 persen, terbanyak kedua di dunia, oh wow. Selanjutnya, ternyata kanker serviks tersebut disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) tipe 16 dan 18, virus itu banyak hidup di udara. Selanjutnya, semua  wanita yang aktif  secara seksual berpotensi menderita kanker serviks.

BACA JUGA  Baradatu: Kota Tepi Lintas Sumatera

Pencegahan Serviks

Selanjutnya juga disampaikan banyak upaya pencegahan yang bisa dilakukan wanita. Karena sebenarnya virus tersebut bisa dicegah, namun sayangnya sebanyak 44,7 persen pengidap baru ke dokter saat sudah mencapai stadium tiga, dan saat itu angka kesembuhan hanya 50:50. Pencegahan dilakukan dengan upaya deteksi awal, yaitu pap smear atau pap test, IVA test, vaksinasi, kolposkopi, dan HPV DNA test.  Yang terakhir, di RS Onkologi Surabaya. Mereka, menyediakan layanan pemeriksaan menggunakan teknologi medis yang canggih. Selain itu, setiap pasien juga akan mendapatkan layanan konsultasi dengan dokter dan tenaga medis, yang sudah berpengalaman di bidang yang berkaitan. Sesuai pada pertanyaan di atas, Seminar itu berjalan lancar namun sayangnya belum menggunakan Tas Seminar Surabaya.  Padahal Tas Seminar ini sangat menarik dengan menghadirkan banyak model  yang bisa disesuaikan sendiri. Dibarengi juga dengan kualitas dan harga yang murah.

BACA JUGA  Cara Mendesain Rumah dengan Autocad